Tampilkan postingan dengan label Sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sahabat. Tampilkan semua postingan

Kamis

KELANGAN


Sedari pagi Puro uring-uringan, gairah hidupnya tampak memudar. Padahal sehari yang lalu ia masih begitu bersemangat, terlebih saat main media sosial menggunakan telepon pintar baru miliknya. Update status, komen sana, like sini, kadang tertawa sendiri menatap layar mungil yang ada dalam genggamannya. Namun hari  ini semua berbeda, Tagur pun merasa heran melihat perubahan sikap Puro.
“Kamu kenapa sih, dari tadi aku lihat murung mulu?” tanya Tagur.
“Aku lagi sedih, tolong jangan ganggu, biarkan aku sendiri.”
“Yahaaa, drama! Makane jangan banyak nonton sinetron!”

Rabu

GANDORIAH

Antara Image

Debur ombak memecah buih di atas pasir pantai Gandoriah. Hembusan angin ditingkahi kepak sayap camar menari-nari pada alunan riak. Bersama kemilau jingga memeluk samudra, mentari tersipu menyongsong malam dari balik pulau Angsa Dua. Dalam kepingan senja nan teduh, pada ujung tumpukan batu pemecah ombak yang menjorok ke laut, Meta seorang perempuan muda duduk terpaku menikmati senja, ia melayangkan pandang ke tengah lautan, rambutnya yang panjang bersibak diterpa angin, kedua tangannya menggenggam erat buku harian bewarna merah muda. 
“Aku bukan Puti Gandoriah dan kamu bukan Anggun Nan Tongga, tapi … kenapa harus kita?” ucapnya lirih.
Perlahan Meta membuka buku harian.

Senin

Cari Kerja Apa Cari Duit?


Tiga bulan menapak waktu sebagai pengangguran intelek, Damar mulai dihinggapi rasa jenuh. Untaian detik setiap harinya ia habiskan di dalam kamar kos. Ke mana hendak pergi, teman-teman pun sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Dari pagi hingga petang menjelang, suasana di sekitar kos juga sepi, karena ditinggal penghuninya yang tengah memburu pundi-pundi rupiah.
Menjelang tengah hari, di halaman kos Damar melihat pak Saiman lagi membersihkan sampah menggunakan sapu lidi. Keberadaan pak Saiman menjadi pelipur tersendiri bagi Damar yang fakir teman ngobrol. Damar melangkah keluar mendekati pak Saiman.
“Lagi bersih-bersih pak.”
“Eh, iya nak Damar.”
“Boleh saya bantu.”
“Jangan, nanti baju nak Damar kotor.”
“Enggak apa-apa, pak.”
Walau dicegah, Damar tetap membantu pak Saiman memindahkan sampah ke dalam tahang.
Damar merasa kagum melihat semangat kerja pak Saiman. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, pak Saiman seperti tidak kenal lelah. Sebagai orang kepercayaan pemilik kos, pak Saiman yang mengurus segala kebutuhan penghuni rumah kos yang terdiri dari sepuluh kamar itu. Mulai dari membersihkan sampah, mengurus listrik, air, hingga memperbaiki kerusakan bangunan. Satu pekerjaan berat lain yang harus dilakoni pak Saiman adalah menghadapi penghuni kos dengan berbagai latar belakang dan karakter. Keluhan, hardikan, bahkan cacian, namun semua itu tidak menyurutkan semangatnya.

Selasa

Balada 2J

Image google

Bang, tadi sore tetangga kita beli tv baru, kita kapan ganti tv?” tanya Jubaidah pada suaminya sembari mengaduk secangkir kopi.
Julkipli diam seribu basa pura-pura tidak mendengar, ia terus membuka lembaran koran terbitan sepuluh tahun lalu di atas sofa usang rumah kontrakan sepetak yang sudah dua tahun mereka tempati.
“Baaaaang!”
“Apaan sih?”
“Ih, abang gitu ya, tadi aku nanya lo!”
“Tv kita kan masih bagus.”
“Bagus apanya, layar penuh laler begitu dibilang bagus, mana masih hitam putih pula.”
“Buat apa ganti tv? Lagian diganti juga namanya enggak bakal berubah, tetap aja tipi.”
“Tetangga sebelah sudah punya tv baru, Bang! Masa kita masih pakai tv lama. Abang udah enggak sayang ya sama Idah?”
“Abang sayang sama Idah, sumpah mati deh sayaaaaang banget. Sayang sama Idah, enggak sayang sama TV baru!”

Kamis

Perihal Asmara

Image Truepoop.com

Saya sangat bersyukur, semenjak zaman masih sekolah banyak teman-teman dan para sahabat yang mempercaya saya sebagai diary berjalan mereka (baca: tempat curhat). Setidaknya itu menandakan mereka percaya kepada saya sebagai pendengar yang baik, perumus solusi yang baik, dan yang paling utama adalah dapat dipercaya agar rahasia negara (umumnya soal percintaan) yang mereka kesahkan kepada saya, tak bocor. (Pede banget lo TM? Lebih baik pede daripada peang, wahahaha).
Beberapa tahun belakangan sudah mulai agak jarang teman yang curhat kepada saya, walau sesekali masih, namun bukan berarti status saya sebagai diary berjalan sudah berakhir. Teman memang sudah agak jarang yang curhat, mungkin karena mereka sudah pada dewasa dan bijak, semoga benar, wahahaha. Tapi belakangan yang banyak curhat kepada saya malah adik-adik, mulai adik sepupu, adik sekampung, adik sebumi, sampai adik dari teman-teman, wahahaha ternyata diwariskan. Rata-rata mereka masih ABG (Asosiasi jom-B-lo Galau, wahahahha, maksa!).
Di sini saya tidak akan mempublish data mereka yang pernah curhat kepada saya, sebab itu jelas melanggar sumpah jabatan saya sebagai diary berjalan, wahaa. Tapi saya akan membagikan hal-hal apa saja yang menjadi kesah mereka, atau lebih tepatnya hal yang paling sering menjadi tema curhat mereka.
Baiklah, daripada mukadimahnya kepanjangan dan pemirsa keburu bosan duluan, langsung saja kita meluncur ke TKO! Eh, TKP!

Rabu

JOLANG


“Seandainya esok hari kita tidak berteman lagi, atau langkah waktu menuntun kita untuk saling memusuhi. Seburuk apapun kebencianmu  kepadaku, mohon jangan buka gembok yang terpasang pada buku itu sebelum aku menyerahkan kuncinya kepadamu."  ~Jolang

JOLANG adalah buku pertama saya, untuk memesannya bisa disedot via link berikut --->> Klik sini


Sinopsis


Buku ini adalah fiksi komedi. Menceritakan tentang kisah petualangan seorang anak desa bernama Andri (Andri Rahman Hakim) dalam proses melepas status jomblo yang sudah ia sandang semenjak lahir ke dunia. Andri punya hobi membaca komik dan kisah dongeng.

Di desa Rawa Jolang, Andri tinggal bersama orang tuanya, mak Ratna (Ratna Nindyasiwi--- single parent) dan pakle Veyz (Veyz El Muhammad) adik kandung mak Ratna alias paman Andri.

Saat ini Andri masih berstatus sebagai pelajar kelas XI di SMU Negeri 2 Suka Mundur. Ia menyukai teman sekolahnya yang bernama Putri (Zulfa Putri Bungsu). Tapi perjuangan Andri untuk mendekati Putri tidak mudah, ia harus bersaing ketat dengan Bobby (Bobby Andesta Mujiono) anak bungsu pak Muji, pemilik pabrik tahu dan peternak sapi perah kaya raya di desa Rawa Jolang.

Andri bersahabat dekat dengan Adit (Adityatama). Mereka selalu melakukan segala hal berdua, termasuk ketika mengerjakan tugas dari sekolah. Petualangan dimulai saat Andri dan Adit mendapat tugas dari pak Jara Kada, guru biologi yang terkenal sangat galak di SMU Negeri 2 Suka Mundur. Yang mana mereka harus mencari dan membawa kodok puru hutan ke sekolah untuk diteliti di laboratorium.

Minggu pagi, Andri dan Adit bergegas menuju kaki bukit untuk mencari kodok puru hutan. Di sana mereka bertemu kodok besar yang membuat Andri merasa berada di republik dongeng. Setelah pertemuan dengan kodok besar di kaki bukit, kehidupan Andri berubah. Ada konflik, banyak kejadian lucu, (namanya juga komedi).


Sila sedot. 
Selamat membaca dan tertawa! J 

Nb: Bakal ada JOLANG versi NOVEL setelah ini.:)


Selasa

Kenapa Sesatmologi?

Sumber foto: dari sini


Ternyata masih ada beberapa teman yang bertanya tentang judul blog saya, 1 + 1 = 7 dengan alamat sesatmologi.com

"Kenapa sesatmologi?"
"Kenapa 1+1= 7?"

Dan jawaban saya adalah:

Silakan baca semua konten postingan yang ada di blog saya ini dan jika sobat menemukan isi kontennya yang menyesatkan, beri tahu saya. Saya yakin sepenuhnya tidak ada konten menyesatkan yang saya tulis dan saya publish di blog ini.

Sesatmologi dan 1+1=7 yang saya gunakan sebagai judul blog adalah cara saya mengkritisi cara pandang orang-orang yang memiliki pemikiran monoton, yang hanya tahu salah jika nyata salah secara kasatmata dan jarang yang mau menelaah lebih dalam. Kenapa salah? Kok bisa salah?, dsb.

Award



Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga tali silahturahmi antar sesama bloggers. Bisa dengan saling mengunjungi, saling support ataupun saling berbagi award. Kali ini saya mau memajang award dari sahabat dan sekaligus membagikannya kepada sobat blogger saya yang lain. 

Senin

Friendship




Teman, kawan, sahabat, semenjak kecil saya sudah merasakan sentuhannya. Meskipun waktu itu saya sama sekali tidak tahu arti dan tujuan sebenarnya dari pertemanan, namun saya sangat menikmati saat berada bersama mereka, kala bermain bersama, kala belajar bersama. Banyak hal-hal baru yang saya temukan dalam kehidupan bersama teman-teman semenjak kecil dan sampai sekarang.

Saya senang punya banyak teman, karena dengan punya banyak teman berarti saya juga mempunyai banyak saudara. Saudara yang bisa saya ajak untuk berkomunikasi dengan baik, saling berbagi, saling melengkapi. Saya tidak pernah membatasi diri untuk berteman dengan siapa saja. Namun, saya mempunyai kerangka yang akan merangkai sebuah pertemanan agar berjalan indah. Di dalam kerangka tersebut terdapat point yang alurnya harus diikuti bersama. Di antara point itu adalah komunikasi yang baik. Menurut saya, komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci untuk membentuk dan menjaga kebersamaan.

Sabtu

Aporisma Kasih Sayang


Biarkan kasih sayang tumbuh seiring berputarnya waktu di kehidupan

Hanya ingin berbagi saja buat yang suka kata-kata mutiara, sengaja saya rangkai di sini aporisma kasih sayang untuk berbagai kalangan, dengan harapan  mudah-mudahan bisa menjadi penghibur dan penyemangat baru bagi kita semua. Singkat saja, selamat membaca dan semoga bermanfaat. 

Table of contents : 

* Aporisma kasih sayang untuk kekasih
* Aporisma kasih sayang untuk keluarga
* Aporisma kasih sayang untuk sahabat
* Aporisma kasih sayang untuk semua manusia