Tampilkan postingan dengan label Jomblo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jomblo. Tampilkan semua postingan

Sabtu

Korenah IV

Image: daridwina.wordpress.com

Timur membentang, kemilau rona langit membasuh bumi, menyentuh embun nan riang menari di ujung daun. Di sela bayang-bayang kabut tipis, kokok ayam jantan bersenandung merdu mencambuk keheningan, sebagai pengingat waktu bagi manusia agar segera keluar dari bingkai mimpi.
Selesai mandi, pakle Veyz duduk manis di depan televisi menikmati berita pagi. Sementara mak Ratna sibuk di dapur menyiapkan sarapan. Nah, Andri ke mana?
“Dik Veyz, nikahan anak bu Sukarti hari ini ya?” tanya mak Ratna pada pakle Veyz.
“Iya, mbakyu … jam berapa kita ke sana?”
“Nanti aja abis sarapan, tunggu Andri bangun dulu.” 
Pagi itu pakle Veyz, mak Ratna, dan Andri akan menghadiri resepsi pernikahan anak bu Sukarti.

Kamis

Perihal Asmara

Image Truepoop.com

Saya sangat bersyukur, semenjak zaman masih sekolah banyak teman-teman dan para sahabat yang mempercaya saya sebagai diary berjalan mereka (baca: tempat curhat). Setidaknya itu menandakan mereka percaya kepada saya sebagai pendengar yang baik, perumus solusi yang baik, dan yang paling utama adalah dapat dipercaya agar rahasia negara (umumnya soal percintaan) yang mereka kesahkan kepada saya, tak bocor. (Pede banget lo TM? Lebih baik pede daripada peang, wahahaha).
Beberapa tahun belakangan sudah mulai agak jarang teman yang curhat kepada saya, walau sesekali masih, namun bukan berarti status saya sebagai diary berjalan sudah berakhir. Teman memang sudah agak jarang yang curhat, mungkin karena mereka sudah pada dewasa dan bijak, semoga benar, wahahaha. Tapi belakangan yang banyak curhat kepada saya malah adik-adik, mulai adik sepupu, adik sekampung, adik sebumi, sampai adik dari teman-teman, wahahaha ternyata diwariskan. Rata-rata mereka masih ABG (Asosiasi jom-B-lo Galau, wahahahha, maksa!).
Di sini saya tidak akan mempublish data mereka yang pernah curhat kepada saya, sebab itu jelas melanggar sumpah jabatan saya sebagai diary berjalan, wahaa. Tapi saya akan membagikan hal-hal apa saja yang menjadi kesah mereka, atau lebih tepatnya hal yang paling sering menjadi tema curhat mereka.
Baiklah, daripada mukadimahnya kepanjangan dan pemirsa keburu bosan duluan, langsung saja kita meluncur ke TKO! Eh, TKP!

Rabu

JOLANG


“Seandainya esok hari kita tidak berteman lagi, atau langkah waktu menuntun kita untuk saling memusuhi. Seburuk apapun kebencianmu  kepadaku, mohon jangan buka gembok yang terpasang pada buku itu sebelum aku menyerahkan kuncinya kepadamu."  ~Jolang

JOLANG adalah buku pertama saya, untuk memesannya bisa disedot via link berikut --->> Klik sini


Sinopsis


Buku ini adalah fiksi komedi. Menceritakan tentang kisah petualangan seorang anak desa bernama Andri (Andri Rahman Hakim) dalam proses melepas status jomblo yang sudah ia sandang semenjak lahir ke dunia. Andri punya hobi membaca komik dan kisah dongeng.

Di desa Rawa Jolang, Andri tinggal bersama orang tuanya, mak Ratna (Ratna Nindyasiwi--- single parent) dan pakle Veyz (Veyz El Muhammad) adik kandung mak Ratna alias paman Andri.

Saat ini Andri masih berstatus sebagai pelajar kelas XI di SMU Negeri 2 Suka Mundur. Ia menyukai teman sekolahnya yang bernama Putri (Zulfa Putri Bungsu). Tapi perjuangan Andri untuk mendekati Putri tidak mudah, ia harus bersaing ketat dengan Bobby (Bobby Andesta Mujiono) anak bungsu pak Muji, pemilik pabrik tahu dan peternak sapi perah kaya raya di desa Rawa Jolang.

Andri bersahabat dekat dengan Adit (Adityatama). Mereka selalu melakukan segala hal berdua, termasuk ketika mengerjakan tugas dari sekolah. Petualangan dimulai saat Andri dan Adit mendapat tugas dari pak Jara Kada, guru biologi yang terkenal sangat galak di SMU Negeri 2 Suka Mundur. Yang mana mereka harus mencari dan membawa kodok puru hutan ke sekolah untuk diteliti di laboratorium.

Minggu pagi, Andri dan Adit bergegas menuju kaki bukit untuk mencari kodok puru hutan. Di sana mereka bertemu kodok besar yang membuat Andri merasa berada di republik dongeng. Setelah pertemuan dengan kodok besar di kaki bukit, kehidupan Andri berubah. Ada konflik, banyak kejadian lucu, (namanya juga komedi).


Sila sedot. 
Selamat membaca dan tertawa! J 

Nb: Bakal ada JOLANG versi NOVEL setelah ini.:)