Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu

KORENAH

Image google
Semburat fajar menyingsing, tersenyum genit menyapa embun. Kicauan burung-burung kecil di ujung ranting, bak motivator membakar semangat pagi.
“Pagi yang cerah,” gumam pakle Veyz, sembari membuka jendela kamarnya yang pengap. Sejuk udara pagi, bertempur melawan hawa sisa-sisa ngorock pakle Veyz semalam. Di tepi jendela, pakle Veyz membentangkan tangannya, menggeliat laksana aktris di film drama romantis, yang tampak sekilas di kaca jendela apartemen mewah.
Ketika tengah asyik menikmati sejuknya udara pagi dari balik jendela sepi, tiba-tiba pakle Veyz merasakan sesuatu yang aneh di dalam perutnya. Tanpa pikir panjang, segera pakle Veyz melangkah keluar kamar.
“Bruduuuk!”
Karena terburu-buru pengin cepat mendarat di kakus belakang rumah, di depan pintu kamar, pakle Veyz menabrak Andri yang melintas dari dapur menuju ruang tengah. Andri tengah membawa segelas susu coklat bekal sarapan.
Susu coklat yang berada di tangan Andri, tumpah tepat di wajah pakle Veyz. Paman dan keponakan itupun jatuh terhempas ke lantai.

JOLANG


“Seandainya esok hari kita tidak berteman lagi, atau langkah waktu menuntun kita untuk saling memusuhi. Seburuk apapun kebencianmu  kepadaku, mohon jangan buka gembok yang terpasang pada buku itu sebelum aku menyerahkan kuncinya kepadamu."  ~Jolang

JOLANG adalah buku pertama saya, untuk memesannya bisa disedot via link berikut --->> Klik sini


Sinopsis


Buku ini adalah fiksi komedi. Menceritakan tentang kisah petualangan seorang anak desa bernama Andri (Andri Rahman Hakim) dalam proses melepas status jomblo yang sudah ia sandang semenjak lahir ke dunia. Andri punya hobi membaca komik dan kisah dongeng.

Di desa Rawa Jolang, Andri tinggal bersama orang tuanya, mak Ratna (Ratna Nindyasiwi--- single parent) dan pakle Veyz (Veyz El Muhammad) adik kandung mak Ratna alias paman Andri.

Saat ini Andri masih berstatus sebagai pelajar kelas XI di SMU Negeri 2 Suka Mundur. Ia menyukai teman sekolahnya yang bernama Putri (Zulfa Putri Bungsu). Tapi perjuangan Andri untuk mendekati Putri tidak mudah, ia harus bersaing ketat dengan Bobby (Bobby Andesta Mujiono) anak bungsu pak Muji, pemilik pabrik tahu dan peternak sapi perah kaya raya di desa Rawa Jolang.

Andri bersahabat dekat dengan Adit (Adityatama). Mereka selalu melakukan segala hal berdua, termasuk ketika mengerjakan tugas dari sekolah. Petualangan dimulai saat Andri dan Adit mendapat tugas dari pak Jara Kada, guru biologi yang terkenal sangat galak di SMU Negeri 2 Suka Mundur. Yang mana mereka harus mencari dan membawa kodok puru hutan ke sekolah untuk diteliti di laboratorium.

Minggu pagi, Andri dan Adit bergegas menuju kaki bukit untuk mencari kodok puru hutan. Di sana mereka bertemu kodok besar yang membuat Andri merasa berada di republik dongeng. Setelah pertemuan dengan kodok besar di kaki bukit, kehidupan Andri berubah. Ada konflik, banyak kejadian lucu, (namanya juga komedi).


Sila sedot. 
Selamat membaca dan tertawa! J 

Nb: Bakal ada JOLANG versi NOVEL setelah ini.:)


Sayap-Sayap Mimpi Yang Lelah


Sayap-sayap mimpi yang lelah
Membumbung tinggi di angkasa luas
Beribu doa menyelimuti harap jutaan kalbu

Ada jiwa yang tersenyum di pusarannya
Ada pula yang menangis
Ada yang haru biru
Ada pula yang hitam pekat dalam kenistaan

HITAM


Engkau bercerita padaku tentang kegelapan, 
dan aku menjawabnya dengan kegelapan yang hampir sama ronanya. 
Lalu engkau beranjak menuju mimpimu menelusuri belantara baru,
tetapi aku tetap memilih bertahan dengan duniaku.

Ya, aku memilih menikmati hidupku dengan cara yang kupilih,
demi sebuah mimpi yang ku yakin tak kalah dahsyat dibanding mimpimu.

Minggu

Problems



Pergulatan kehidupan adalah melawan diri sendiri,
selamat datang kemenangan, bagi siapa saja yang mampu untuk menahan diri.
Selalu berfikir jernih dan menghadapi setiap masalah dengan kebesaran hati.
Kebaikan dan keburukan akan selalu berperang di antara sisi-sisi kehidupan.
Hanya dengan kepala dingin dan pemikiran yang tenang semua permasalahan dapat diatasi.
Karena emosi adalah belenggu waktu yang akan memenjarakan rasa damai di hati.
Maka, jauhkanlah ia dari diri, hati dan jiwa kita.
Percayalah, hidup ini indah selagi kita masih memiliki kemampuan yang cukup untuk mensyukurinya.