Jumat

Sederhana



SEDERHANA, begitu sederhananya kata yang satu ini. Namun sesederhana itu jugakah untuk merealisasikannya di dalam kehidupan kita? Jawabannya ada di dalam hati masing-masing kita. Berkecukupan, kebutuhan yang terpenuhi, sudah lengkapkah semua itu? Seberapa pentingkah bagi kita untuk menanamkan kesederhanaan di dalam kehidupan? 

Saat tuntutan hati dan tuntutan kebutuhan berjalan tidak seiring kemampuan, dari situ akan mengudang munculnya penyakit hati. Keluh kesah, iri dan sejenisnya. Sederhana dengan memenuhi kebutuhan, bukan keinginan. Karena keinginan sering kali membuat kita terhanyut untuk mengikuti ego dan nafsu tanpa batas yang jelas. Yang mana bila diikuti tanpa kemampuan yang cukup, tentunya akan membawa penderitaan.

Pandanglah orang yang di bawah kamu dan janganlah memandang kepada yang di atasmu, karena itu akan lebih layak bagimu untuk tidak menghina kenikmatan yang telah diberika ALLAH kepadamu[1].

Senin

Comeback



Kebersamaan terasa lengkap dengan adanya orang-orang terdekat yang selalu memberikan support, motivasi dan menghargai setiap perjuangan kita. Kita tangguh bila bersatu, dengan bersama-sama saling berbagi untuk kehidupan. Karena sebagai makhluk sosial kita saling membutuhkan antara satu dan lainnya di dalam berbagai aspek kehidupan, untuk menunjang keberlangsungannya. Mulai dari hal yang paling kecil, sampai kepada hal-hal yang besar.

Minggu

Problems



Pergulatan kehidupan adalah melawan diri sendiri,
selamat datang kemenangan, bagi siapa saja yang mampu untuk menahan diri.
Selalu berfikir jernih dan menghadapi setiap masalah dengan kebesaran hati.
Kebaikan dan keburukan akan selalu berperang di antara sisi-sisi kehidupan.
Hanya dengan kepala dingin dan pemikiran yang tenang semua permasalahan dapat diatasi.
Karena emosi adalah belenggu waktu yang akan memenjarakan rasa damai di hati.
Maka, jauhkanlah ia dari diri, hati dan jiwa kita.
Percayalah, hidup ini indah selagi kita masih memiliki kemampuan yang cukup untuk mensyukurinya.