Apakah Anda termasuk orang yang suka ngedumel
saat lagi kesal atau marah pada seseorang?
Kalau saya tidak terlalu suka ngedumel, saya
lebih memilih mengungkapkan hal yang membuat saya kesal, ketimbang ngedumel.
Tetapi bila momennya kurang tepat untuk mengungkapkannya, saya memilih tetap
tidak akan ngedumel. Karena menurut saya, ketimbang ngedumel mendingan tunggu
orangnya jauh dulu, habis itu teriak sekencang-kencangnya suara. Lebih puaskan?
:D
Apakah ada kepuasan saat ngedumel? Entahlah,
karena saya tidak tertarik untuk menjadi orang yang suka ngedumel, jadi saya tidak
tahu ada atau tidaknya. Toh, bila pun ada kepuasan saat ngedumel, mungkin itu lebih
kepada sebuah ekspresi dari ketidak berdayaan dalam mengungkapkan rasa kesal.